You did it again
You did hurt my heart
I don’t know how many times
You... I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down
You said you’d never lie again
You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side
You.. You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
You.. Successfully tore myheart
Now it’s only pieces
Nothing left but pieces of you
You frustated me with this love
I’ve been trying to understand
You know i’m trying i’m trying
You.. I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
And now you let me down
Jumat, 22 April 2011
by the way, 'i'm falling in love with you'
Mmmm.... talking about love, kira-kira ada gak yang bisa ngejabarin apa itu cinta? Gimana rasanya jatuh cinta? atau gimana rasanya putus cinta? kayaknya susah ya dijabarin dengan kata-kata karena cinta itu lebih tepatnya dirasakan bukan dijelaskan. cinta itu sesuatu yang tabu, yang gak nyambung dengan teori apapun. Karena perasaan cinta dan pengalama setiap individu itu berbeda-beda. Yang jelas pengalaman apapun yang pernah hadih bahkan sesederhana apapun pengalaman itu akan tetap indah juka dilalui dengan orang yang tersayang. misalnya; makan di warteg kedengaran biasa tapi, jika warteg tersebut tempat ditembak sama gebetan pasti akan meninggalkan kenangan juga kan?
Gak akan ada habisnya emang ngomongin cinta. Bahan bahasannya gak pernah ada habisnya. ngomongin cinta jadi ngingetin gue sama seseorang.. lebih tepatnya seorang cowok. Namanya Rome..
Gue pertama kali ketemu dia sekitar bulan september tahun lalu. Gue masih inget banget pertama kali ketemu dia waktu gue lagi iseng-iseng ikut latihan eskul basket. Awalnya gue bahkan gak engeh sama keberadaan dia. sampe akhirnya ditengah-tengah lapangan kita hampir tabrakan gara-gara sama-sama nangkep bola. KIta saling tatap-tatapan, awalnya gue mikir gak ada yang istimewa sama cowok ini selain tatapan super juteknya. Sebenernya gue udah tau cowok ini dari mulut-kemulut dan sama sekali gak tertarik buat cari tau lebih lanjut tentang dia.
Gak ada kesan apa-apa tentang cowok itu pada pertemuan pertama. terlalu standar dan gue dengan cepat lupa sama dia. Sampai akhirnya sebulan kemudian, ada kabar kalo anak basket yang naksir sama gue. who's the guy? ya... dia cowok dengan tatapan super jutek itu haha. jujur awalnya gue rada kecewa waktu dia sms untuk pertama kalinya. Bukan karena apa-apa tapi, gosip yang beredar tentang cowok itu hampir semuanya negatif. Mulai dari yang doyan nasih harapan palsu ke cewek, nganggep semua cewek sama aja, tukang gonta-ganti cewek, apa coba bagusnya cowok kayak gitu? haha
Tapi, ada satu yang yang jadi nilai plus sosok Rome dimata gue saat itu. Dia wangi.. gak tau kenapa wangi parfume nya enak banget. Gue bisa rasain waktu dia nganterin gue pulang, gak tau kenapa gue ngerasa.... mulai suka sama dia. Gak ada sejaranya jatuh cinta sama cowok gara-gara wangi tubuhnya jadi gue mencoba cari cari lagi sisi positif dari Rome. Sejauh ini sih yang gue liat Rome termasuk cowok biasa aja, cara pdkt nya juga tergolong biasa aja.
sampai pada hari dimana Rome nembak gue. Awalnya Rome nembak gue di sms. BAYANGIN di sms! betapa childish nya anak itu. Tapi, gue gak mau jawab, gue mau jawab kalau dia nembak gue langsung. Rome mengiyakan, sedangkan gue gak yakin Rome bakal beneran nembak gue langsung. Tapi, ternyata gue salah...
Gue masih inget banget hari itu hari senin. Siang itu langit mendung, pulang sekolah gue langsung pulang. Gue yakin Rome gak jadi nembak gue saat itu. Hujan-hujan gini, nembak cewek? Plis deh itukan sinetron banget. Tapi, ternyata gue salah. Rome sms gue, Dia bilang dia mau ke rumah gue. Untuk saat itu gue ngeliat kesungguhan dia..
Dia beneran datang. Hujan-hujanan, basah kuyup... charming, dia keliatan ganteng bagi gue saat itu. Jujur saat itu gue gugup, nervous apalagi waktu Rome menyatan cintanya. Gue sedikit tersentak waktu dia megang tangan gue untuk pertama kalinya...
Gue berusaha stay cool di depan dia tapi, jujur saat itu gue ngerasa sesuatu yang belum pernah gue rasain sebelumnya, Gue ngeliat sesuatu yang belum pernah gue liat sebelumnya, dan gue bisa menyadari sesuatu yang gue tutup-tutupi sebelumnya. Gue takut untuk menjawab. Gue takut gue salah ambil keputusan. Tapi, gue pikir apa salahnya mencoba..
"i love you too rome.."
Sejak saat itu gue belajar bahwa cinta bisa datang dengan berbagai cara, dengan berbagai sebab. Rome bikin gue percaya kalau cinta pada pandangan pertama itu ada. Terlebih gue tau kalo cinta itu bisa datang karena terbiasa. Gue mencintai Rome mulai dari 0 dari tanpa perasaan apapun sampai akhirnya gue takut kehilangan dia. Gue berusaha menutup telinga tentang apapun yang orang katakan tentang Rome. Karena cinta itu hanya milik kita. aku dan Rome. Dan hanya kita berdua yang akan menjalaninya. nukan dia, bukan juga mereka..
Mulai saat itu gue cinta hujan.. :)benarkan, hujan akan telihat biasa saja tapi, kalau saat hujan-hujan ditembak Rome rasanya tetap beda hehe :).Jika memang adanya gue sama Rome bukan jodoh seenggaknya gue punya kisah yang bisa gue kenang selamanya..
Gak akan ada habisnya emang ngomongin cinta. Bahan bahasannya gak pernah ada habisnya. ngomongin cinta jadi ngingetin gue sama seseorang.. lebih tepatnya seorang cowok. Namanya Rome..
Gue pertama kali ketemu dia sekitar bulan september tahun lalu. Gue masih inget banget pertama kali ketemu dia waktu gue lagi iseng-iseng ikut latihan eskul basket. Awalnya gue bahkan gak engeh sama keberadaan dia. sampe akhirnya ditengah-tengah lapangan kita hampir tabrakan gara-gara sama-sama nangkep bola. KIta saling tatap-tatapan, awalnya gue mikir gak ada yang istimewa sama cowok ini selain tatapan super juteknya. Sebenernya gue udah tau cowok ini dari mulut-kemulut dan sama sekali gak tertarik buat cari tau lebih lanjut tentang dia.
Gak ada kesan apa-apa tentang cowok itu pada pertemuan pertama. terlalu standar dan gue dengan cepat lupa sama dia. Sampai akhirnya sebulan kemudian, ada kabar kalo anak basket yang naksir sama gue. who's the guy? ya... dia cowok dengan tatapan super jutek itu haha. jujur awalnya gue rada kecewa waktu dia sms untuk pertama kalinya. Bukan karena apa-apa tapi, gosip yang beredar tentang cowok itu hampir semuanya negatif. Mulai dari yang doyan nasih harapan palsu ke cewek, nganggep semua cewek sama aja, tukang gonta-ganti cewek, apa coba bagusnya cowok kayak gitu? haha
Tapi, ada satu yang yang jadi nilai plus sosok Rome dimata gue saat itu. Dia wangi.. gak tau kenapa wangi parfume nya enak banget. Gue bisa rasain waktu dia nganterin gue pulang, gak tau kenapa gue ngerasa.... mulai suka sama dia. Gak ada sejaranya jatuh cinta sama cowok gara-gara wangi tubuhnya jadi gue mencoba cari cari lagi sisi positif dari Rome. Sejauh ini sih yang gue liat Rome termasuk cowok biasa aja, cara pdkt nya juga tergolong biasa aja.
sampai pada hari dimana Rome nembak gue. Awalnya Rome nembak gue di sms. BAYANGIN di sms! betapa childish nya anak itu. Tapi, gue gak mau jawab, gue mau jawab kalau dia nembak gue langsung. Rome mengiyakan, sedangkan gue gak yakin Rome bakal beneran nembak gue langsung. Tapi, ternyata gue salah...
Gue masih inget banget hari itu hari senin. Siang itu langit mendung, pulang sekolah gue langsung pulang. Gue yakin Rome gak jadi nembak gue saat itu. Hujan-hujan gini, nembak cewek? Plis deh itukan sinetron banget. Tapi, ternyata gue salah. Rome sms gue, Dia bilang dia mau ke rumah gue. Untuk saat itu gue ngeliat kesungguhan dia..
Dia beneran datang. Hujan-hujanan, basah kuyup... charming, dia keliatan ganteng bagi gue saat itu. Jujur saat itu gue gugup, nervous apalagi waktu Rome menyatan cintanya. Gue sedikit tersentak waktu dia megang tangan gue untuk pertama kalinya...
Gue berusaha stay cool di depan dia tapi, jujur saat itu gue ngerasa sesuatu yang belum pernah gue rasain sebelumnya, Gue ngeliat sesuatu yang belum pernah gue liat sebelumnya, dan gue bisa menyadari sesuatu yang gue tutup-tutupi sebelumnya. Gue takut untuk menjawab. Gue takut gue salah ambil keputusan. Tapi, gue pikir apa salahnya mencoba..
"i love you too rome.."
Sejak saat itu gue belajar bahwa cinta bisa datang dengan berbagai cara, dengan berbagai sebab. Rome bikin gue percaya kalau cinta pada pandangan pertama itu ada. Terlebih gue tau kalo cinta itu bisa datang karena terbiasa. Gue mencintai Rome mulai dari 0 dari tanpa perasaan apapun sampai akhirnya gue takut kehilangan dia. Gue berusaha menutup telinga tentang apapun yang orang katakan tentang Rome. Karena cinta itu hanya milik kita. aku dan Rome. Dan hanya kita berdua yang akan menjalaninya. nukan dia, bukan juga mereka..
Mulai saat itu gue cinta hujan.. :)benarkan, hujan akan telihat biasa saja tapi, kalau saat hujan-hujan ditembak Rome rasanya tetap beda hehe :).Jika memang adanya gue sama Rome bukan jodoh seenggaknya gue punya kisah yang bisa gue kenang selamanya..
Rabu, 06 Oktober 2010
Dear Renka..
Dear Renka..
Aku adalah satu dari ribuan gadis yang tersihir oleh keajaiban pesonamu..
Aku adalah satu dari beberapa gadis yang menganggap dirimu adalah pangeran berkuda putih yang sedang mencari cinta sejati..
Renka..
Aku tidak pernah sekalipun berani menatap matamu karena takut mati oleh pesona kilauan kecoklatan matamu..
Kedengaran bodoh tapi, itu benar..
Renka..
Aku mungkin bukan satu dari gadis-gadis cantik yang berani mndekatimu..
Aku mungkin hanya gadis dibelakang layar yang hanya berani memanfaatkan dalam kesempitan untuk memperhatikanmu dari kejauhan..
Renka..
jatuh cinta pada dirimu adalah hal terindah yang pernah kulakukan.
Melihatmu dari jauh dan memperhatikan polahmu..
Mencintaimu dan diam-diam berdoa untukmu..
Aku menyukai itu..
Renka..
aku ingat minggu lalu kamu dihukum karena terlambat saat upacara, kamu merenggut dan mengutuki diri sendiri.
aku juga ingat lusa kamu mendengus sebal karena tim basketmu kalah bertanding..
Aku bahkan ingat bulan lalu kamu bertengkar dengan seorang temanmu yang mengira kamu akan merebut kekasihnya. saat itu kedua alismu bertautan dan wajahmu ditekuk sepanjang hari.
tapi, anehnya, aku tidak pernah merasa jengah dengan sikapmu selama ini.. aku tetap menyukaimu dan mengharapkan dirimu..
Renka..
Jujur aku hanyalah pemimpi. Pemimpi yang memimpikan dirimu. Pemimpi yang tidak pernah berani mewujudkan mimpinya.
tapi, ijinkanlah aku merajut mimpi dan membingkai harapan untuk bisa bersamamu..
Renka..
i'm your secret admirer.Tapi, aku mencintaimu bahkan lebih dari itu..
Renka, I LOVE YOU...
Aku adalah satu dari ribuan gadis yang tersihir oleh keajaiban pesonamu..
Aku adalah satu dari beberapa gadis yang menganggap dirimu adalah pangeran berkuda putih yang sedang mencari cinta sejati..
Renka..
Aku tidak pernah sekalipun berani menatap matamu karena takut mati oleh pesona kilauan kecoklatan matamu..
Kedengaran bodoh tapi, itu benar..
Renka..
Aku mungkin bukan satu dari gadis-gadis cantik yang berani mndekatimu..
Aku mungkin hanya gadis dibelakang layar yang hanya berani memanfaatkan dalam kesempitan untuk memperhatikanmu dari kejauhan..
Renka..
jatuh cinta pada dirimu adalah hal terindah yang pernah kulakukan.
Melihatmu dari jauh dan memperhatikan polahmu..
Mencintaimu dan diam-diam berdoa untukmu..
Aku menyukai itu..
Renka..
aku ingat minggu lalu kamu dihukum karena terlambat saat upacara, kamu merenggut dan mengutuki diri sendiri.
aku juga ingat lusa kamu mendengus sebal karena tim basketmu kalah bertanding..
Aku bahkan ingat bulan lalu kamu bertengkar dengan seorang temanmu yang mengira kamu akan merebut kekasihnya. saat itu kedua alismu bertautan dan wajahmu ditekuk sepanjang hari.
tapi, anehnya, aku tidak pernah merasa jengah dengan sikapmu selama ini.. aku tetap menyukaimu dan mengharapkan dirimu..
Renka..
Jujur aku hanyalah pemimpi. Pemimpi yang memimpikan dirimu. Pemimpi yang tidak pernah berani mewujudkan mimpinya.
tapi, ijinkanlah aku merajut mimpi dan membingkai harapan untuk bisa bersamamu..
Renka..
i'm your secret admirer.Tapi, aku mencintaimu bahkan lebih dari itu..
Renka, I LOVE YOU...
Kamis, 27 Mei 2010
Sabtu, 01 Mei 2010
Kamis, 29 April 2010
Prince Charming

PRINCE CHARMING
Prince Charming riding a white horse may exist only in fairy-tale children's classic but, if a 15-year-old teenage girl hoping to meet with the handsome prince and became his girlfriend, what that girl is not normal?
The girl I am .. that imagination will someday meet a handsome prince who will give my first kiss. It's not a handsome prince in a fairy tale princess cinderella or sleeping beauty but, handsome prince who fascinated with t-shirts and jeans and messy hair that make it look cool ..
Langganan:
Postingan (Atom)
